All Articles

Perlahan Mulai Meninggalkan Hal-Hal yang Tidak Penting

Blognya kudet ya, iya yang punya main sosmed mulu. Ngetweet ga jelas, buka instagram, ngeliatin stories orang, Upload foto, tunggu like dan komentar mereka di foto yg barusan di upload. Kadang dilakuin sambil tidur dikasur, guling sana guling sini.

Yah, itulah kira-kira gambaran tentang kegiatan ku beberapa bulan ini. Ngga produktif, pamer iya. Di Instagram aku sering upload kegiatanku. Like dan komentar mereka di postinganku rasanya udah kaya narkoba yang bikin rileks pikiran, dan akhirnya terus upload, mikirnya cuman hari ini upload apa ya. Dan akhirnya semuanya gak keurus, cuman sosmed doang.

Kemudian aku masuk ke semester 6, semester yang bisa dikatain udah masuk ke semester akhir. Di sini aku dihadapkan ke 3 tujuan besar yang buatku emang gabisa main-main lagi.

yang pertama skripsian, ah ga logis sih sebenernya. Masa baru semester 6 udah skripsian, idealnya kan semester 7 atau 8? Lha udah ditawarin judul, dan emang aku suka sama judul dan dosbingnya. Aku harus gimana? Ya aku ambil aja.

yang kedua kerja praktek, langsung terjun ke perusahaan untuk membantu pekerjaan mereka. Belajar hal baru yang langsung di dalam dunia kerja. Banyak ilmu yang didapatkan, baik itu tentang teknikal ataupun softskill. Berkutat dengan deadline, bertanya kepada yang sudah berpengalaman. Alhamdulillah, banyak yang kudapatkan.

yang terakhir jelas kuliah, ah sudahlah gausah dijelasin panjang lebar. Asisten dosen juga masuk sih sebenarnya, cuman aku anggap hanya untuk sekedar sharing ilmu aja sama adik tingkat. Aku cinta kalian, adik tingkatku. Ahelah.

Banyak ya? iya banyak. Aku pun bingung ngaturnya gimana.

Dan akhirnya mulai kepikiran untuk bikin prioritas, tinggalkan yang ngga penting untuk setia sama yang penting.

Ku pilah mana yang buatku ngga fokus dan kemudian bakal aku tinggalin, hapus, lupakan. Hahaha.

Instagram jadi pilihan pertama untuk hal yang bakal aku tinggalin. Kenapa dia? Jujur, aku terlaku sering berurusan dengannya. Bahkan saking seringnya, setelah aku unlock screen jariku otomatis menekan icon instagram yang ada di dalam homescreen ku. Ah shit.

Akhirnya setelah berfikir cukup lama, aku uninstall aja.

Mulai sejak itu aku sering buka smartphone ku, bukan untuk main-main dengannya. Tapi untuk mencari aplikasi yang aku rasa bakal disturbing my activity. Ya real activity.

Akhirnya PUBG Mobile jadi aplikasi kedua yang harus pergi. Aku jarang mainkan ini, hanya ketika diajak bermain oleh sodara-sodaraku aja. Hasratku untuk bermain game sudah mulai hilang dan teralihkan untuk membaca artikel dan buku. Alhamdulillah, good habits has come.

Kemudian Line jadi aplikasi ke 3, ya karena sekarang aku lebih prefer ke Telegram dan Whatsapp. Karena ringan hehehe (dasar hape kentang, btw kan ada line lite bego) Dan jarang ada interaksi di Line, lebih sering di Telegram (kuliah dan komunitas) dan Whatsapp (keluarga dan orang terdekat).

Menggantinya dengan Trello, aplikasi untuk membuat To do List. Gampang pakenya dan alhamdulillah efektif untuk belajar manajemen waktu.

Ini adalah contoh to-do list yang aku buat. Trello Ku Yah, masih jelek sih. Tapi ini udah cukup buat pengingat tentang apa aja yang harus diselesain dalam jangka waktu sehari.

Twitter masih jadi pilihan untuk menyampaikan ide dan keluh kesahku, Medium dan Dev.to jadi tempat untuk mencari artikel yang teknikal dan softskill sebagai seorang Programmer (dibaca progremer). Dan blog ini juga jadi tempat ku menyimpan catatan tentang apa saja yang ku pelajari selama ini. beberapa blog punya teman yang juga sering ku baca adalah punyanya mas Afrijal Dzuhri dan mas Fariz Rizaldy.

Dan mulai sering jalan-jalan untuk refreshing, ben ora sepaneng kalo katanya via vallen. Travelling ke kebun teh enak juga ya hahaha. Ijo semua isinya, ndak ada dark mode apalagi Monokai (yang pakai Visual Studio Code pasti tau). Liburan Ku

Semoga nasib kalian ngga kaya aku ya. Mulai tingkatkan skill manajemen waktunya. Dan juga jangan telat makan, apa lagi sampe keujanan. Nanti masuk angin loh. Have a nice day, Cheers!